Showing posts with label curhat. Show all posts
Showing posts with label curhat. Show all posts

Oktober kelabu

Sudah hampir seminggu bulan oktober berlalu, tapi tetap tidak bisa dilupakan (*melo mode on) saking banyaknya kejadian di bulan Oktober yang tidak bisa dilupakan begitu saja. Dari peristiwa bencana alam sampai bencana lokal. Yap, tanggal 28 Oktober kemarin secara resmi kuda besi 'red tigi' alias motor tiger pindah tangan secara ilegal. Ya saya kemalingan....!!!!

Kesel, gondok, emosi, marah entah apa lagi, siang hari tepat matahari berada diatas kepala berani ada maling beraksi di rumah. Benar-benar gila, habis kata, belum genap 2 tahun menemani, masa sudah harus pindah tangan secara paksa... Membuat semua gairah berkurang, ga pengen ngepost, cm bengong doang (*lebay ach)

Ngga koq, beberapa jam setelah kehilangan saya sudah bisa melupakannya dan belajar melupakannya, kalo rejeki ga kemana, saya baru kehilangan motor, bagaimana saudara saudara kita yang kehilangan rumah, tanah, ternak bahkan sanak saudaranya di Wasior, Mentawai dan Merapi.

Melihat beritanya di TV jadi miris, apalagi baca-baca ternyata ada anggota DPRD yang kelakuannya memalukan, pergi plesir keluar negeri tanpa memikirkan nasib yang diwakilkan. Apalagi kemaren denger berita kalo ternyata masih banyak yang meng'korupsi' dana bantuan kemanusiaan.

Masih speechless nich, bingung mau nulis apa hehe.. just don't leave your valuable unattended..


Lanjut......

The Perfect Bus


Sebuah bis datang dan kamu bilang,
"Wah.. terlalu penuh, sumpek, bakalan
enggak bisa duduk nyaman neh! aku
tunggu bis berikutnya aja deh.

"Kemudian, bis berikutnya datang. Kamu
melihatnya dan berkata "Aduh bisnya
kurang asik nih, enggak bagus lagi..
enggak mau ah.."


Bis selanjutnya datang, cool dan kamu
berminat, tapi seakan-akan dia tidak
melihatmu dan lewat begitu saja.

Bis keempat berhenti di depan kamu.
Bis itu kosong, cukup bagus, tapi kamu
bilang, "Nggak ada AC nih, bisa
kepanasan aku". Maka kamu membiarkan
bis keempat itu pergi.Waktu terus
berlalu, kamu mulai sadar bahwa kamu
bisa terlambat pergi ke kantor.

Ketika bis kelima datang, kamu sudah
tak sabar, kamu langsung melompat
masuk ke dalamnya. Setelah beberapa
lama, kamu akhirnya sadar kalau kamu
salah menaiki bis.

Bis tersebut jurusannya bukan yang
kamu tuju! Dan kamu baru sadar telah
menyia-nyiakan waktumu sekian lama.



Moral dari cerita ini:

Sering kali seseorang menunggu
orang yang benar-benar 'ideal' untuk
menjadi pasangan hidupnya. Padahal
tidak ada orang yang 100% memenuhi
keidealan kita. Dan kamu pun sekali-
kali tidak akan pernah bisa menjadi
100% sesuai keinginan dia.Tidak
ada salahnya memiliki 'persyaratan'
untuk 'calon', tapi tidak ada salahnya
juga memberi kesempatan kepada yang
berhenti di depan kita.

Tentunya dengan jurusan yang sama
seperti yang kita tuju. Apabila
ternyata memang tidak cocok, apa boleh
buat.. tapi kamu masih bisa
berteriak 'Kiri' ! dan keluar dengan
sopan.

Maka memberi kesempatan pada yang
berhenti di depanmu, semuanya
bergantung pada keputusanmu.

Daripada kamu harus jalan kaki sendiri
menuju kantormu,dalam arti menjalani
hidup ini tanpa kehadiran orang yang
dikasihi.

Cerita ini juga berarti, kalau
kebetulan kamu menemukan bis yang
kosong, kamu sukai dan bisa kamu
percayai, dan tentunya sejurusan
dengan tujuanmu, kamu dapat
berusaha sebisamu untuk menghentikan
bis tersebut di depanmu, agar dia
dapat memberi kesempatan kepadamu
untuk masuk ke dalamnya.

Karena menemukan yang seperti itu
adalah suatu berkat yang sangat
berharga dan sangat berarti.
Bagimu sendiri, dan bagi dia.
Lalu bis seperti apa yang kamu tunggu?
Hope, Faith and Love... let it be the
most important thing in your life


NB. copas dari email sahabat




Lanjut......

Namaku iblis

Namaku Iblis, dan aku jauh lebih tua darimu. Bahkan jauh lebih tua dari kakek buyutmu.
Hidup dalam beberapa zaman. Sudah berapa banyak masa berganti. Percayalah, zaman di kehidupanmu inilah yang paling menyenangkan buatku.
Dulu, tiap manusia hidup berdampingan saling menghormati. Tak ada benda apapun di dunia ini disebut harta. Karena harta tak lain berupa nilai persahabatan dan persaudaraan. Kau tak dapat mencurinya, karena harta macam itu jauh dari rasa iri juga dengki.

Tiap orang saling menyapa. Mengumbar senyum dan sapaan ramah. Tiap orang merasa bahwa dirinya bagian dari orang lain. Jadi, mustahil untuk saling menyakiti.
Bahkan kalaupun terjadi perselisihan, masih terdapat banyak penghormatan dan memaafkan. Tidak ada pedang, bedil atau tank, sebab introspeksi diri menjadi senjata satu-satunya.
Dulu, perempuan dimuliakan. Diberikan tempat paling teduh diantara terik mentari. Perempuan adalah ibu. Penjaga benih-benih kehidupan abadi. Mereka dijaga oleh semesta, dimana tak seorang lelaki pun berani berhasrat nista pada mereka.
Demikian pula lelaki di zamanku dulu. Mereka terhormat. Hanya berpihak pada kebenaran yang hakiki. Kata-kata mereka adalah candu perbuatannya. Tidak ada ingkar terucap. Lalu, mereka juga menjunjung tinggi kesetiaan.

Raja kami adil bijaksana. Titahnya, suara nurani rakyat. Kebijaksanaannya tumbuh dari tuturan para ibu. Kesaktiannya muncul dari polah para ayah utama.
Dulu kami ber-Tuhan satu. Hanya satu, tetapi Dia mampu menaungi seluruh manusia dalam kedamaian.
Tidak seperti kalian sekarang. tuhan kalian banyak, tapi kasihnya hanya rekaan diri sendiri.

Namaku Iblis, dan aku nyaman hidup di duniamu kini.

Lanjut......

Jenglot part 4

Kali ini TJO (team tenglot ostheophorosis) main-main ke curug (air terjun) seribu, curug seribu terletak di kaki Gunung Salak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Bukan sekedar air terjun yang di suguhkan di kawasan wisata curug seribu, tapi keindahan alam, udara yang sejuk dan juga tantangan menuju ke lokasi air terjun membawa kesan tersendiri.

curug seribu

Dengan ketinggian air terjun sampai 100 meter dan jernihnya air menjadi daya tariknya, tidak heran jika hampir setiap hari kawasan ini tidak sepi pengunjung, entah itu pecinta alam, turis lokal bahkan sampai wisatawan asing pun pernah mengunjunginya.

jembatan menuju curug

area yang cukup menantang

numpang keren sebelum sampai tujuan

bukan jenglot klo ga narsis

Airnya yang jernih

Ayo yang mau refreshing sekalian olah raga, boleh di coba datang aja ke curug seribu, jalan setapaknya cukup membuat pegal bagi yang tidak terbiasa berolahraga. Tapi terbayar dengan udara segar dan pemandangannya, ga nyesel dech...
sebenarnya banyak (ada 700 lebih) foto-foto yang di ambil di curug seribu, klo di upload semua ga kebayang beratnya nie blog.. hehe..

Ayo ikuti terus TJO keliling tempat-tempat seru lainnya... Tunggu kabar selanjutnya, kemana TJO akan berpijak...


Lanjut......

Lace Your Shoes

Trying to be different when you use your shoes, here 8 different ways how to lace your shoes..

LADDER LACE

ZIPPER LACE

DOUBLE BACK LACE

LOOP BACK LACE

BUSHWALK LACE

SAWTOOTH LACE

FOOTBAG LACE

DISPLAY LACE

So, witch one do you wanna use for today??

Lanjut......

Yang, aku hamil..!!!

Sore itu, seperti biasa, sepulang kerja Aku selalu mampir ke rumah Intan, entah untuk makan bareng, atau sekedar ingin bertemu tapi lebih sering hanya untuk beristirahat, menghindar dari macetnya jalanan ibu kota, yang bisa membuat perjalanan menjadi dua kali lamanya. Sore itu mendung sedang menghiasi langit senja, ketika sampai di rumahnya aku langsung masuk ke ruang tengah, dengan wajah lelah aku duduk lemas di sofa panjang ruangan itu. Aku memang sudah lama mengenal Intan dan keluarganya, jadi melihat pemandangan -aku tertidur di sofa- sudah menjadi hal biasa. Mungkin karena orang tuanya yang juga pekerja, jadi bisa merasakan lelahnya bekerja dan bermacet-macet ria di jalanan.

Hujan pun turun mengiringi tidurku, di dampingi Intan yang dengan sabar menemani di pojokan sofa sambil sesekali mengelus rambutku yang sudah berantakan, membuatku cepat terlelap. Hari itu orangtua Intan pulang larut karena akhir bulan memberikan pekerjaan ekstra buat mereka. Ketika terbangun, aku bisa melihat Intan sedang menyiapkan sesuatu di meja makan, kebetulan pikirku, perut ini sudah meronta-ronta minta diisi. Intan kemudian menghampiriku dengan senyuman menghiasi wajahnya, cantik, hanya itu yang terlintas ketika melihatnya mendekat. Setelah berbincang dan bercanda sebentar, Intan mengajakku ke ruang makan, dan tentu saja aku tidak menolaknya. Hmm, ayam goreng, menu kesukaanku, langsung saja aku makan dengan lahap, tapi belum sampai sendok ketiga, Intan menghapiriku dan berdiri tepat di sebelahku, aku spontan menoleh ke arahnya, dengan wajah serius dia berkata lirih,
"Yang, aku hamil.."

Aku pun batal memasukkan sendok ketiga itu ke mulutku yang sudah terbuka, "Ha" nada suaraku sedikit meninggi, tidak percaya akan apa yang ku dengar, dengan alis yang masih tinggi, aku menunggu Intan mengulangi kata-katanya. "Ak hamil.." Intan mengulanginya pelan..

Aku kemudian berdiri dan memandangnya tajam. "Kamu yakin?" tanyaku agak ragu.
Dia memicingkan matanya, terkesan emosinya meningkat, aku mendekat dan Intan menyodorkan sesuatu mirip pensil putih tapi pipih.


Alat test kehamilan itu menunjukkan dua garis berwarna merah, entah apa artinya, aku hanya bisa kembali terduduk lemas kehilangan nafsu makan.....


==================o0o==================


Banyak kejadian serupa atau mungkin sedikit berbeda cara penyampaiannya, begitu banyaknya berita seperti diatas yang membuat kita langsung berpikiran negatif terhadap kedua pasangan tersebut, bukan saatnya menyalahkan mereka, bukan juga menceramahi dengan wejangan-wejangan yang sudah kadaluarsa, karena sudah terjadi, yang kita perlu lakukan adalah mensupport orang-orang seperti itu, agar tidak salah lagi mengambil keputusan. Dan alangkah baiknya bila kita bisa belajar dari pasangan tersebut, mereka telah memberikan pelajaran berharga.
'Live must go on'

NB. Cerita ini hanyalah fiktif belaka, jika ada kesamaan nama dan tempat hanya ulah iseng penulis saja




Lanjut......

Menerima Apa Adanya

Seorang pria dan kekasihnya menikah dan acaranya pernikahannya sungguh megah.

Semua kawan-kawan dan keluarga mereka hadir menyaksikan dan menikmati hari yang
berbahagia tersebut. Suatu acara yang luar biasa mengesankan.
Mempelai wanita begitu anggun dalam gaun putihnya dan pengantin pria dalam tuxedo hitam yang gagah. Setiap pasang mata yang memandang setuju mengatakan bahwa merekasungguh-sungguh saling mencintai.

Beberapa bulan kemudian, sang istri berkata kepada suaminya. "Sayang, aku baru membaca sebuah artikel di majalah tentang bagaimana memperkuat tali pernikahan," katanya sambil menyodorkan majalah tersebut.

"Masing-masing kita akan mencatat hal-hal yang kurang kita sukai dari pasangan kita. Kemudian, kita akan membahas bagaimana merubah hal-hal tersebut dan membuat hidup pernikahan kita bersama lebih bahagia..... "

Suaminya setuju dan mereka mulai memikirkan hal-hal dari pasangannya yang tidak mereka sukai dan berjanji tidak akan tersinggung ketika pasangannya mencatat hal-hal yang kurang baik sebab hal tersebut untuk kebaikkan mereka bersama. Malam itu mereka sepakat untuk berpisah kamar dan mencatat apa yang terlintas dalam benak mereka masing-masing. Besok pagi ketika sarapan, mereka siap mendiskusikannya.

"Aku akan mulai duluan ya", kata sang istri. Ia lalu mengeluarkan daftarnya. Banyak sekali yang ditulisnya, sekitar 3 halaman... Ketika ia mulai membacakan satu persatu hal yang tidak dia sukai dari suaminya, ia memperhatikan bahwa airmata suaminya mulai mengalir.... .

"Maaf, apakah aku harus berhenti ?" tanyanya.

"Oh tidak, lanjutkan... " jawab suaminya.

Lalu sang istri melanjutkan membacakan semua yang terdaftar, lalu kembali melipat kertasnya dengan manis diatas meja dan berkata dengan bahagia.

"Sekarang gantian ya, engkau yang membacakan daftarmu".

Dengan suara perlahan suaminya berkata "Aku tidak mencatat sesuatupun di kertasku. Aku berpikir bahwa engkau sudah sempurna dan aku tidak ingin merubahmu.

Engkau adalah dirimu sendiri.

Engkau cantik dan baik bagiku.

Tidak satupun dari pribadimu yang kudapatkan kurang..... ".

Sang istri tersentak dan tersentuh oleh pernyataan dan ungkapan cinta serta isi hati suaminya. Bahwa suaminya menerimanya apa adanya... Ia menunduk dan menangis.... .

Dalam hidup ini, banyak kali kita merasa dikecewakan, depresi dan sakit hati. Sesungguhnya kita tak perlu menghabiskan waktu memikirkan hal-hal tersebut.

Hidup ini penuh dengan keindahan, kesukacitaan dan pengharapan.

Mengapa harus menghabiskan waktu memikirkan sisi yang buruk, mengecewakan dan menyakitkan jika kita bisa menemukan banyak hal-hal yang indah di sekeliling kita ?

Kita akan menjadi orang yang berbahagia jika kita mampu melihat dan bersyukur untuk hal-hal yang baik dan mencoba melupakan yang buruk.



Lanjut......

Rafting aka Arung Jeram

Siapa yang ga tau kegiatan yang satu ini?? Maen air di kali sambil naik perahu karet, mirip ma petugas rescue saat banjir di Jakarta hihii.. Yup, dua minggu belakangan nie kegiatan ngeblog jadi terbengkalai dikarenakan keasikan rafting.. Mungkin bloger yang lain dah pernah denger ato malahan sering ikutan rafting di arus liar -sukabumi- Tempatnya lumayan bagus, pertama kali ke sana tgl 13, airnya lg surut jadi hanya ada beberapa jeram yang terlihat extrim, tapi saat kunjungan kedua tanggal 20, airnya dah naik ke level 90 jadi serasa lebih seru. Ga nyesel ikutan 2 kali hehe...

Tapi sayang, karena bermain dengan air, segala barang elektronik jadi harus diamankan dari cipratan air, kegiatan foto-foto pun jadi terpaksa di kurangi, dikurangi yak, bukan di tiadakan jadi hasil jeprat jepret adanya cuma sedikit

Tempat istirahat pertama, eh yg kanan mo liat sapa yak??

numpang mejeng

siap berangkat...

fully loaded..


Seru? Pastinya.. Mau coba?? Bole..
Tapi karena gratisan dari kantor, ga bisa kasi info budget nich..
Yang pasti ga rugi dech nyoba olahraga rafting..
Hmm... Kemana yach team jenglot osteophorosis bulan depan??
Nantikan terus berita2 terbarunya..
*ga penting banget...



Lanjut......

Air Putih

Artikel diambil dari email seorang sahabat nan jauh di negri koala..


Pentingnya minum air putih
Kira-kira 80% tubuh manusia terdiri dari air. Malah ada beberapa bagian tubuh kita yang memiliki kadar air di atas 80%. Dua organ paling penting dengan kadar air di atas 80% adalah : Otak dan Darah. !!
Otak memiliki komponen air sebanyak 90%, Sementara darah memiliki Komponen air 95%.

Jatah minum manusia normal sedikitnya adalah 2 liter sehari atau 8 gelas
sehari. Jumlah di atas harus ditambah bila anda seorang perokok.

Air sebanyak itu diperlukan untuk mengganti cairan yang keluar dari tubuh kita lewat air seni, keringat, pernapasan, dan sekresi. Apa yang terjadi bila kita mengkonsumsi kurang dari 2 liter sehari...?

Tentu tubuh akan menyeimbangkan diri. Caranya...?
Dengan jalan "menyedot" air dari komponen tubuh sendiri.Dari otak...?

Belum sampai segitunya (wihh...bayangkan otak kering gimana jadinya...),
melainkan dari sumber terdekat : Darah. !!

Darah yang disedot airnya akan menjadi kental.
Akibat pengentalan darah ini, maka perjalanannya akan kurang lancar ketimbang yang encer.

Saat melewati ginjal (tempat menyaring racun dari darah) Ginjal akan bekerja extra keras menyaring darah.
Dan karena saringan dalam ginjal halus, tidak jarang darah yang kental bisa menyebabkan perobekan pada glomerulus ginjal.

Akibatnya, air seni anda berwarna kemerahan, tanda mulai bocornya saringan ginjal. Bila dibiarkan terus menerus, anda mungkin suatu saat harus menghabiskan 400.000 rupiah seminggu untuk cuci darah

Eh, tadi saya sudah bicara tentang otak ' kan...?

Nah saat darah kental meng alir lewat otak, perjalanannya agak terhambat. Otak tidak lagi "encer", dan karena sel-sel otak adalah yang paling boros mengkonsumsi makanan dan oksigen.

Lambatnya aliran darah ini bisa menyebabkan sel-sel otak cepat mati atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya..(ya wajarlah namanya juga kurang makan...)

Bila ini ditambah dengan penyakit jantung (yang juga kerjanya tambah berat bila darah mengental... ), maka serangan stroke bisa lebih lekas datang .

Sekarang tinggal anda pilih: melakukan "investasi" dengan minum sedikitnya 8 gelas sehari- atau- "membayar bunga" lewat sakit ginjal atau stroke.

Sudah berapa gelas air putih yang kamu minum hari ini??


Lanjut......

Toko Suami

Iseng-iseng buka email lama, sepertinya menarik, tidak ada maksud tertentu dalam tulisan ini, cerita ini hanya fiktif belaka. Nikmati aja, bisa terjadi pada cewek atopun cowok.. Gini nich emailnya...
*just for smile

Sebuah toko yang menjual suami baru saja dibuka dikota New York dimana wanita dapat memilih suami.

Diantara instruksi-instruksi yang ada di pintu masuk terdapat instruksi yang menunjukkan bagaimana aturan main untuk masuk toko tersebut.

"Kamu hanya dapat mengunjungi toko ini SATU KALI" Toko tersebut terdiri dari 6 lantai dimana setiap lantai akan menunjukkan sebuah calon kelompok suami.

Semakin tinggi lantainya, semakin tinggi pula nilai lelaki tersebut. Bagaimanapun, ini adalah semacam jebakan. Kamu dapat memilih lelaki di lantai tertentu atau lebih memilih ke lantai berikutnya tetapi dengan syarat tidak bisa turun ke lantai sebelumnya kecuali untuk keluar dari toko...
Lalu, seorang wanita pun pergi ke toko "suami" tersebut untuk mencari suami..

Di lantai 1 terdapat tulisan seperti ini :
Lantai 1 : Lelaki di lantai ini memiliki pekerjaan dan taat pada Tuhan. Wanita itu tersenyum, kemudian dia naik ke lantai selanjutnya.

Di lantai 2 terdapat tulisan seperti ini :
Lantai 2 : Lelaki di lantai ini memiliki pekerjaan, taat pada Tuhan dan senang anak kecil
Kembali wanita itu naik ke lantai selanjutnya.

Di lantai 3 terdapat tulisan seperti ini :
Lantai 3 : Lelaki di lantai ini memiliki pekerjaan, taat padaTuhan,s enang anak kecil dan cakep banget. '' Wow'', tetapi pikirannya masih penasaran dan terus naik.

Lalu sampailah wanita itu di lantai 4 dan terdapat tulisan seperti ini :
Lantai 4 : Lelaki di lantai ini yang memiliki pekerjaan, taat pada Tuhan, senang anak kecil, cakep banget dan suka membantu pekerjaan rumah.
''Ya ampun !'' Dia berseru, ''Aku hampir tak percaya''

Dan dia tetap melanjutkan ke lantai 5 dan terdapat tulisan seperti ini :
Lantai 5 : Lelaki di lantai ini memiliki pekerjaan, taat pada Tuhan, senang anak kecil, cakep banget, suka membantu pekerjaan rumah, dan memiliki rasa romantis.

Dia tergoda untuk berhenti tapi kemudian dia melangkah
kembali ke lantai 6 dan terdapat tulisan seperti ini :

Lantai 6 : Anda adalah pengunjung yang ke 4.363.012. . Tidak ada lelaki di lantai ini.L antai ini hanya semata-mata bukti bagi andayang tidak pernah puas.

Terima kasih telah berbelanja di toko "Suami". Hati-hati ketika keluar toko dan semoga hari yang indah buat anda.


Mungkin ada sedikit pesan moral dari cerita tadi, kita selalu tidak pernah puas akan apa yang bisa kita raih, karena kita selalu melihat bahwa di depan masih akan ada yang lebih baik, dulu saya senang mengejar itu, tapi kemudian lelah dan mulai berpikir untuk berhenti berlari, menikmati apa yang ada dan telah diberikan oleh-Nya. Berhenti berlari bukan berarti 'stop' tapi kita berjalan perlahan, tetap maju hanya saja pelan, untuk mengumpulkan tenaga agar kita siap untuk berlari lagi mengejar yang tertinggal.
*sotoy mode ON

Saat ini, apakah kamu sedang berlari? atau beristirahat sejenak hanya untuk bersyukur akan anugrah yang diberikan'Nya??


Lanjut......

Happy valentine

Dedicated to My Lovely Ayu...


If love you is wrong, so I don't wanna be right..
Jika menyayangimu adalah suatu kebodohan maka aku lah orang yang paling bodoh..
people who know us, hope that our relations have a happy ending..
but not me...
coz I don't wanna have an ending, my love gonna live forever..

You won't believed how I love you so, even when I don't say it, even when you can't see it, I always do..

People say that you are my first love, that's not truly correct, the truth is, you are my last love, cos I don't wanna falling in love again..

Aku tak memberimu bantal berbentuk hati, atau seikat bunga mawar, apalagi sekotak coklat kesukaanmu, aku juga jarang mengucapakan "aku sayang kamu" lebih-lebih mengajakmu pergi berduaan ke tempat romantis.. Aku memang bukan tipe orang seperti itu, tapi bukan berarti aku tidak menyayangimu..

Bukan karena Valentine aku mengatakannya, valentine hanyalah sebuah momen, sebuah ungkapan, karena kita membutuhkannya untuk mencurahkan bentuk nyata dari perasaan yang kita rasakan, dan kita mengadopinya dari budaya luar.

Kamu jarang mendengarnya langsung dari mulutku, tapi jika hatimu bisa mendengar, kamu pasti tahu, tak sedetik pun waktu yang berlalu tanpa memikirkanmu, tak ada doa yang terlewatkan tanpa mendoakanmu..

You are the greatest God gift,
If God give an angle wings,
He gave me you,
so I can fly and touch the sky..

Makasi udah menemani aku selama 5 tahun lebih..
dengan sabar mengingatkanku..
dengan ikhlas berbagi...
Love You always

oiya, untuk yang merayakan tahun baru Imlek.. Gong Xi Fa Cai


Lanjut......

Mental Sampah

Pengen kembali ke kenangan masa lalu, ketika masih muda (lebih muda dari sekarang maksudnya..) ketika pertama kali menginjakkan kaki ke Ibu Kota Jakarta yang katanya (liat di TV) banyak gedung-gedung bertingkat, rumah mewah, suasana nyaman, lingkungan asri dan banyak lagi keindahan-keindahan lainnya. Tertipu rasanya ketika melihat tuk pertama kalinya, serasa ga percaya, ternyata ibu kota yang di banggakan menyimpan keburukannya dengan baik, di pinggiran kota masih banyak tempat-tempat kumuh, pinggiran jalan penuh dengan sampah, seakan tidak peduli, banyak yang beraktifitas di sekitarnya. Kesan pertamanya tentu saja "jorok". Ga heran, jangankan orang yang tinggal di pinggir kali, orang kaya yang mampu beli mobil sekelas HUMVEE HAMMER saja masih ga mampu beli tempat sampah tuk sekedar membuang kulit permen...!!


Mental sampah, mental orang kaya yang tidak peduli dengan sekitarnya, setidaknya begitu saya menyebut mereka. Seenaknya sendiri, menganggap semuanya bisa di selesaikan dengan uang yang mereka miliki. Tidak hanya pemilik mobil, pengendara motor pun tidak mau kalah untuk mengotori kotanya sendiri, mulai dari meludah. buang puntung rokok, sampai membuang sampah rumah di pinggir jalan... "Ter la luu...."

Hari ini juga di kejutkan oleh mental sampah "oknum" yang sungguh di luar batas kemanusiaan, bagaimana tidak, seorang sekuriti yang menitipkan roti di pantry kantor sudah sering mengeluhkan kekurangan uang hasil jualan, tapi hari ini lebih mengejutkan lagi, selain uang yang kurang, ternyata sudah 2 kali uang hasil jualan roti yang biasanya di masukkan ke dalam toples raib, hilang, lenyap tak berbekas bersama sang roti, yang tertinggal hanya 2 buah kotak besar yang kosong..."Sungguh ter la luu..."

Rasa aman sudah menjadi harga yang sangat mahal, dari hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari, selama beberapa tahun di jakarta, pengalaman pribadi dan juga sahabat, menunjukkan keamanan sudah menjadi barang langka dan mahal. Sering was-was juga jadinya ketika meniggalkan barang berharga, hhuuuffff. Jadi inget pesan bang napi "kejahatan ada bukan hanya karena niat dari pelaku tapi juga karena adanya kesempatan, waspadalah....waspada...!!!"

Nb. Oiya, ada award dari wina yang blom di ambil, hihihi, maap yak kelamaaaaan. Maklum sok sibuk neh
Nie dia awardnya...

Dan ada satu lagi award dari dhika
Ini dia awardnya..

Dan siapa pun diberikan ijin untung membawa pulang award diatas..
Makasi yachhhh, really appreciate it...

Lanjut......

Request Music

Kedamaian ada bukan karena ketiadaan konflik tapi dengan bagaimana konflik itu bisa di selesaikan tanpa adanya pertentangan...

Akhir-akhir ini karena disibukkan dengan berbagai aktifitas dan tantangan untuk menyelesaikan beberapa masalah yang ada dan juga yang mulai bermunculan, mengakibatkan aktifitas untuk ber'BLOG'ing ria sedikit terganggu. Dan karena itu juga otak jadi 'mandeg' ga bisa kasi ide-ide segar tuk posting apa..

Karena ga ada ide maka dibuatlah postingan ini, postingan yang bermula karena request seorang sahabat nan jauh disana meminta di downloadkan beberapa (sebenernya sich 1 album) lagu John Mayer. Karena ingin berbagi, maka disertakan dech link yang dimaksud.. Ini dia lagu-lagu John Mayer yang penulis (jiahh..gaya..) sendiri baru denger ketika postingan ini di buat.


JohnMayer-Bigger
JohnMayer-Come Back To Bed
JohnMayer-Clarity (hardcore version)
JohnMayer-Clarity
JohnMayer-Daughters
JohnMayer-Only Heart
JohnMayer-New Deep
JohnMayer-Home Life
JohnMayer-Somethings Missing
JohnMayer-Split Screen Sadness
JohnMayer-Wheel

Bagi yang berminat bisa langsung download dech, ato ada yang request minta di download'in sesuatu? hihihi..
Btw lagi seneng denger lagu Depapepe nich, terutama yang ini..

Depapepe-Night and Day

Klo punya lagu bagus, yang recommended, bole donk, lg pengen denger musik tuk menenangkan hati.. hihihi..

Lanjut......

Badai Kehidupan

"Angin topan mengecualikan rumput yang menunduk rendah bukan pohon yang berdiri tegak menentangnya."


- dikutip dari buku karya Gede Prama -

Mohon maaf jika kutipannya salah, maklum sudah lama sekali membaca buku karya Gede Prama yang berisi tulisan tersebut.
Ketika sebagian besar orang mengeluh karena diberikan tanggung jawab yang besar dan tidak diiringi oleh hak yang sepadan (menurut mereka), ada segelintir orang yang tetap bersyukur dan bangga karena merasa di percaya memikul beban yang lebih. Dia bukanlah pohon besar yang sanggup meneduhkan taman kota, melainkan rumput kecil yang meneduhkan telapak kaki yang menginjaknya.

Ketika pohon itu bertemu badai, rantingnya terlalu kaku untuk menunduk, akarnya tak sekuat penampakannya, daun-daun pun meninggalkannya, tumbang di terjang kencangnya angin, berbeda dengan rumput, ketika angin datang, batangnya menunduk tajam, mengikuti gerak angin yang membelainya, dengan ikhlas, tanpa perlawanan, walaupun angin menumbangkan pohon tapi tidak mencabut rumput.

Ada kalanya kita menjadi pohon, tetapi harus siap menghadapi badai, karena semakin besar kita tumbuh, semakin kencang angin berhembus. Ada kalanya kita menjadi rumput, menunduk ke bumi, mengikuti arah angin. Atau, bisakah kita menjadi pohon yang sekuat rumput??? Tak gentar menghadapi badai tapi tetap menunduk merendahkan diri, meneduhkan banyak kepala dan juga kaki yang menginjaknya. Sering kita membanggakan pohon dengan melihat keatas tapi lupa menunduk tuk melihat sang rumput yang meneduhkan kaki.

Pohon atau rumput?? yang mana cermin dirimu?

Lanjut......

Mudik dan Natal


Wah-wah-wah ga terasa udah ada di penghujung tahun, dan karena ada rencana berlibur (pulang kampung) kemungkinan bakalan ga bisa BW dan posting nich.. (sok penting n berisi nich postingannya) hehe.. Seperti biasa, ritual sebelum mudik kadang bikin gregetan. Harus packing dl, ya, packing, teknik memasukkan barang-barang bawaan ke dalam sebuah ransel (tau dech, paling males klo harus bawa koper, repot) maunya turun pesawat langsung keluar, males harus menunggu koper berdesak-desakan (lebay mode : ON)
malam ini jadi susah tidur, ga tau kenapa, daripada bengong mendingan posting, barang bawaan sudah siap saji (siap angkut maksudnya), ransel sudah siap minta di gendong, koper minta di seret (lho katanya ga bawa koper..) bawaan jadi lumayan ribet dech. Mau tau kenapa sampai bawa koper, kita kembali ke 2 hari yang lalu..

Tok..tok..tok.. tiba-tiba sedang asik ngeblog (baca : BW) di kamar ada yang ketok jidat eh pintu kamar.
"Jadi pulang tanggal brp?" tanya seorang yang mengetok pintu,
"Tanggal 26, sabtu, kenapa?" kujawab sekenanya karena masih agak kaget,
"Nitip koper yak, khan kamu pulang naik pesawat, kakak soalnya mo naik mobil, skalian jalan-jalan, lagian jauh lebih hemat" balasnya lantang,
*gubraks* kontan saja aku lebih terkejut,
"Ga gede koq, yang sedeng aja, bisa khan" lanjutnya ketika aku membuka pintu kamar, aku cumm bisa mengangguk tanpa kata.
Gagal dech rencana semula ga bawa koper, hal yang paling tidak kusuka, karena alasan tadi (ribed, pake d, ga pake t)
Kakaku memang mudik sekeluarga, beserta istri dan ketiga anaknya juga seorang pengasuh, ga heran lah klo barang bawaaannya sebanyak itu.

Cukup berkeluh kesahnya, hari ini Natal, seharusnya ada keceriaan natal disini, setelah mengirimkan pesan singkat (pesan yang sangat-sangat singkat) ke beberapa orang teman yang merayakan Natal, sambil tersenyum membaca balasannya, jadi teringat dulu, waktu masih kecil, diajak oleh Ayah ke rumah sahabatnya yang merayakan Natal, di sebuah rumah di Bali, rumahnya sederhana tapi luas, aku dan kakaku (yang tanggal 29 nanti mau menikah) bermain kejar-kejaran dengan anak-anak yang belum ada satu jam aku kenal, jelas terlihat kedamaian bersosialisasi dan toleransinya yang tinggi. Sampai sore, ketika akan berpamitan pulang, masih teringat jelas bagaimana jari-jari kecilku menggenggam coklat koin yang di tawarkan, berusaha mengambil sebanyak mungkin, tanpa malu karena memang kita (anak-anak) dipersilahkan membawa sebanyak yang kita bisa.

Saat ini perayaan Natal dirayakan dengan meriah, penuh suka cita, hura-hura bertaburan kemewahan dimana-mana, satu hal yang aku rindukan, kedamaian Natal itu sendiri...
SELAMAT NATAL


Lanjut......

Gaya Hidup

Perbincangan di kantin sebuah kantor...

Ce : seorang cewek, masih muda, cantik
Co : seorang cowok, sebaya, gaul

Ce : "gw pengen ganti HP nich, yang ini dah jadul bgt.."
(aku melirik, hmmm HPnya msh tergolong keren...)
Co : "lo mo ganti apaan?"
Ce : "yach, apa ya..? maunya sich BB"
Co : "wah, iya tuch lg ngetrend, lo mo beli yg mana?"
Ce : "maunya sich javelin, klo ga yach yang bold dech"
(sambil memainkan HP 'jadul'nya)
Co : "ya udah beli aja, apa mo gw temenin?"
Ce : "bole, lo khan dah lama pake BB, jadi tau donk barang"
Co : "ya udah, kapan? ntar gw anterin dech.."
Ce : "minggu aja yach, bisa khan?"
(berhubung pesanan makananku baru datang, perbincangan mereka terlewatkan.. Iklan mode : ON)
Ce : "tapi ntar ajarin gw makenya yak..!"
Co : "gampang koq, ntar gw bantu setting email dll dech.."
Ce : "ach gw mah males narik email ke HP, mending di PC aja ach"
Co : "trus lo beli BB buat pa donks?"
Ce : "ya buat SMSan khan jadi gampang, lagian khan lg jamannya BB"
(aku : tersedak ayam... "uhuk..uhuk...")
Ce : "ya paling SMS, telpon-telponan ma YMan aja koq, settingin yak.."
Co : "lho emang HP lo yang itu ga bisa? bisa khan??"
Ce : "bisa sich, tapi khan ribet ngetiknya klo ga qwerty"
(aku : gubraks, emang mo mengarang indah di BB..?? mo ngetik berapa lembar neng??)
Co : "ya dah, minggu ntar gw telpon lo dech"
Ce : "okey, thanks yak"
Co : tersenyum
(mereka lalu membayar makanannya dan berjalan menuju gedung perkantoran)
x : "mas, mba, minumannya blom di bayar... (ga dink bercanda...)

Itulah sekilas percakapan yang kudengar (menguping tepatnya) di sebuah kantin perkantoran di ibu kota Jakarta..

Gengsi, sejak menjamurnya BlackBerry, hampir semua orang berlomba-lomba ingin memilikinya, entah paham atau tidak dengan fitur-fitur yang disuguhkan BB, paham dengan biaya koneksi perbulan yang tergolong tidak murah, atau sekedar hanya untuk gaya.. Ya, bergaya menggunakan BB atau HP yang mirip BB, walau hanya untuk SMS, telpon, YMan dan sedikit mendengarkan musik, tapi karena gengsi rela merogoh kantongnya dalam-dalam...

Selesai makan, aku melirik HP yang sudah sekian lama menemaniku. Tertawa geli, teringat perbincangan tadi, HP cewek tadi jauh lebih baru di banding HPku sekarang, tapi karena aku hanya menggunakan HP untuk SMS, telpon dan kadang browsing juga chatting, sedangkan HP yang kumiliki masih support untuk itu, sama sekali tidak ada niatan untuk menggantinya.

Entah ada berapa orang yang sering mengeluhkan biaya koneksi internet menggunakan BB, jika mereka sanggup untuk membeli BB, kenapa harus mengeluh dengan biaya koneksinya? seharusnya hal itu sudah di perhitungkan dari awal, sebelum membeli BB. Atau apakah memiliki BB hanya menjadi gaya hidup sekarang, ga gaul klo ga punya BB?

Ach biarlah mereka yang menilai.. Aku hanya berusaha menjalankan hidup sesederhana yang aku bisa, bukankah jika kita hidup sederhana permasalahan yang muncul juga menjadi sederhana?

Mau di bilang gaul? Mau bergaya hidup mewah? Gengsi? Malu klo ga wah? Kenapa harus menjadi orang lain klo mau gaul? Be your self and simplicity is the key..



Lanjut......