Showing posts with label berbagi. Show all posts
Showing posts with label berbagi. Show all posts

Tat Twam Asi

Tat Tvam Asi, a Sanskrit sentence, translating variously to "Thou art that," "That thou art," "You are that," or "That you are," is one of the Mahāvākyas (Grand Pronouncements) in Vedantic Sanatana Dharma. It originally occurs in the Chandogya Upanishad 6.8.7, in the dialogue between Uddalaka and his son Śvetaketu; it appears at the end of a section, and is repeated at the end of the subsequent sections as a refrain. The meaning of this saying is that the Self - in its original, pure, primordial state - is wholly or partially identifiable or identical with the Ultimate Reality that is the ground and origin of all phenomena. The knowledge that this is so characterises the experience of liberation or salvation that accompanies the Unio Mystica.

'Thou' stands for the inherent substratum in each one of us without which our very existence is out of question. Certainly it is not the body, mind, the senses, or anything that we call ours. It is the innermost Self, stripped of all egoic tendencies. It is Ātman.

The entity indicated by the word 'That' according to the notation used in the Vedas, is Brahman, the transcendent Reality which is beyond everything that is finite, everything that is conceived or thought about. You cannot give a full analogy to it and that is why the Vedas say words cannot describe it. It cannot even be imagined because when there is nothing else other than Brahman it has to be beyond space and time. We can imagine space without earth,water, fire and air. But it is next to impossible to imagine something outside space. Space is the most subtle of the five elemental fundamentals. As we proceed from the grossest to the subtle, that is, from earth to water, to fire, to air, and to space the negation of each grosser matter is possible to be imagined within the framework of the more subtle one. But once we reach the fifth one, namely space or Ākāsha, the negation of that and the conception of something beyond, where even the space is merged into something more subtle, is not for the finite mind. The Vedas therefore declare the existence of this entity and call it 'sat' (existence), also known as Brahman.

In Indonesia

Jika aku adalah kamu, maka aku selayaknya menyayangimu, sesayang aku pada tubuh dan jiwaku. Sesakit aku menyakiti diriku, seperti itulah jika aku menyakitimu. Aku tak ingin hatimu retak seperti cawan keramik terkena goyangan gempa.
Jika aku mencelamu, maka aku mencela diriku sendiri. Mencemoohmu, sama dengan mencemoohku.

Bijak dan bajik, dua kata yang mesti terukir di benakku, untuk menyayangimu. Namun terkadang, sifat sad ripu menarikan kecak, berkeliling di api unggun, mengodaku untuk menyakitimu. Membuat air matamu tumpah, menggenang di dadamu yang kukuh. Kamu merenda kata dalam diammu, yang tak mampu kumengerti. Kepalaku hanya dipenuhi oleh rasa dengki, iri, marah, bingung, bodoh. Gelap, terkadang gelap menguasaiku.
Maafkan aku. Hanya kata maaf yang bisa kuucapkan padamu.

(Ajaran Tat Twam Asi berasal dari ajaran agama Hindu di India. Artinya : "aku adalah engkau, engkau adalah aku." Filosofi yang termuat dari ajaran ini adalah bagaimana kita bisa berempati, merasakan apa yang tengah dirasakan oleh orang yang di dekat kita. Ketika kita menyakiti orang lain, maka diri kita pun tersakiti. Ketika kita mencela orang lain, maka kita pun tercela. Maka dari itu, bagaimana menghayati perasaan orang lain, bagaimana mereka berespon akibat dari tingkah laku kita, demikianlah hendaknya ajaran ini menjadi dasar dalam bertingkah laku.)

origin version in wikipedia dan seikatpadi

Lanjut......

Kampanye Satu Juta Buku Untuk Anak Indonesia

Sudah lama rasanya tidak berbagi, ayo berbagi lagi, satu juta buku untuk anak Indonesia...

Kampanye Satu Juta Buku Untuk Anak Indonesia
Adalah buku, salah-satu cara efektif mendidik generasi berikutnya. Menanamkan
kepribadian, etos kerjas dan integritas. Maka, kami memanggil siapa
saja yang ingin terlibat dalam kampanye pembagian ‘1 juta buku untuk anakanak
Indonesia’. Relawan, donatur, pendukung, penonton, siapa saja yang
bermimpi melihat generasi berikutnya yang lebih baik.

Bagaimana kampanye ini bekerja?
Kami akan menjadi ‘perantara’ profesional dan terpercaya donatur. Bapak
Bambang, misalnya, berniat menyumbangkan 10 buah buku ‘Serial Anak2
Mamak’, maka Bpk Bambang mentransfer ke rekening kami senilai 10 buku
tersebut. Kami akan membelikannya buku, memilih salah-satu perpustakaan
sekolah (SMP & SMA) di seluruh Indonesia yang akan menerima sumbangan
tersebut. Buku tersebut akan ditandai ‘Sumbangan Bpk Bambang’--atau
sesuai permintaan donatur.

Buy One, Get One?
Benar, inilah poin terpenting dari program ini. Kami akan menggandakan buku
sumbangan donatur bekerjasama dengan penerbit. Bpk Bambang, misalnya,
kami tidak hanya mengirimkan 10 buku ‘Serial Anak2 Mamak’, tapi kami
akan mengirimkan 20 buku tersebut. Sementara biaya operasional dan pengiriman
buku-buku kami peroleh dari sponsor perusahaan. Jadi kalian sumbang
1 buku, maka kami tambahkan 1 buku lagi yang sama atas buku tersebut.

Sekolah apa saja yang menjadi sasaran?
Seluruh perpustakaan sekolah di Indonesia, swasta, negeri, terutama sekolah-sekolah
yang amat terbatas dananya untuk membeli buku (daftar dan alamat
sekolah tersedia). Juga termasuk taman bacaan, perpustakaan desa, komunitas,
klub baca, organisasi apa saja yang membutuhkan buku. Setiap perpustakaan
akan memperoleh 5-10 buku.

Buku apa saja yang bisa disumbangkan?
Donatur bisa memilih sendiri buku yang akan disumbangkan (sementara baru
Penerbit Republika, penerbit lain menyusul), atau kami yang akan memilihkannya.
Buku-buku yang cocok dan menginspirasi, yang menumbuhkan kepribadian,
kerja keras serta integritas. Donatur juga bisa menentukan sendiri
akan menyumbang berapa buku. Daftar judul dengan harga buku yang ingin
disumbangkan bisa dilihat di toko buku Gramedia, atau untuk memudahkan
dalam daftar di website/group fb kami. Donatur juga bisa menyumbangkan
buku langsung (sebaiknya buku baru/kondisi sangat baik), akan tetapi kami
tidak bisa menggandakan sumbangan jenis ini, karena tidak dibeli melalui
kerjasama harga murah pada penerbit dalam kampanye ini.

Mekanisme Pelaporan?
Semua donatur akan memperoleh laporan di sekolah mana saja buku mereka
berada. Kami memastikan semua laporan berjalan transparan dan akuntabel.

Donasi, Bagaimana Melakukannya
Siapa saja yang ingin mendukung kampanye ini dengan donasi uang/buku,
maka dapat menghubungi kami melalui telepon, email, atau website dan
group facebook. Donasi uang ditransfer melalui rekening, donasi buku dikirimkan
lewat alamat kami. Alamat lengkap dan nomor rekening ada dalam
proposal pendek ini.

Selain Donasi, Apa Yang Bisa Dilakukan?
Menjadi relawan. Baik ‘relawan operasional’ yang membantu proses packing,
pengiriman buku, monitoring, dan pekerjaan teknis lainnya, maupun
menjadi ‘relawan kampanye’, menyebarkan informasi ini ke banyak orang,
membujuk teman, kolega, kerabat, tetangga untuk mendukung kampanye. Silahkan
bergabung (kemudian mengundang yang lain) di website atau group
facebook ‘1 Juta Buku Untuk Anak Indonesia’.

Keberlanjutan
Kami menargetkan bisa mengirimkan 1000 buku untuk enam bulan pertama
kampanye ini diluncurkan, dan 300-500 buku setiap bulan berikutnya. Lantas
mengapa kampanye ini disebut 1 juta buku? Karena kami bermimpi program
ini terus berlanjut dengan dukungan relawan, donatur dan siapa saja. Kami
bermimpi akan terbentuk donatur reguler, di samping sponsorship dari perusahaan
dengan skala massif.
Kami juga akan memastikan buku-buku yang dikirim dirawat dengan baik
oleh pihak penerima sehingga masa pakai buku itu panjang dan bermanfaat
bagi banyak anak-anak berikutnya.

Mimpi Kami
Anak-anak di seluruh Indonesia, tidak peduli tempat, seperti apa sekolah
mereka, keterbatasan, akses, fasilitas, kepedulian. segera mempunyai bacaan
yang menginspirasi. Bacaan yang akan membuka mata mereka, menumbuhkan
antusiasme. Anak-anak di seluruh Indonesia yang tumbuh dengan pemahaman
baik melalui buku-buku baik. Itulah mimpi kami. Dan semoga itu juga
mimpi kalian.

Relawan Kampanye Satu Juta Buku Untuk Anak Indonesia
Darwis / Tere-Liye
Jln. Tanjung Sari Asri No. 36 Bandung
Telp. 022 87240094
HP. 08174912721
darwisdarwis@yahoo.com
No Rekening (a.n. Darwis):
Bank Mandiri 1570000651209
BCA 1320387368

Darwis Darwis
Jl. Anggrek Garuda V/21 Blok J Kemanggisan Palmerah
Jakarta Barat 11480 Indonesia
Phone: (62-21) 46555801, Mobile: (62) 08174912721
Email: darwisdarwis@yahoo.com

Basecamp Satu Juta Buku Untuk Anak Indonesia
Warnet OINDI
Jl. Balai Rakyat No 18A
Utankayu Jakarta Timur 13120
CP: Mas Leza (08156094970)

Lanjut......

Surat Cinta


"WAJAHMU MEMANG MANGGIS,
WATAKMU JUGA MELONKOLIS,
TAPI HATIKU NANAS KARENA CEMBURU,
SIRSAK NAPASKU,
HATIKU ANGGUR LEBUR,
INI DELIMA DALAM HIDUPKU,
MEMANG INI JUGA SALAKKU,
JARANG APEL MALAM MINGGU,
YA TUHAN,
MOHON BELIMBING-MU,
KALO MEMANG PERPISANGAN INI YG TERBAIK UNTUKKU,
SEMANGKA KAU BAHAGIA DGN PRIA LAIN...
SAWONARA...."

DARI: DURIANTO


SURAT BALASAN DARI PACARNYA YANG TERNYATA TUKANG SAYUR:
"MEMBALAS KENTANG SURATMU ITU,
BROKOLI SUDAH KUBILANG,
JANGAN TIAP DATENG RAMBUTMU SELALU KUCAI,
JAGUNGMU GAK PERNAH DI CUKUR.
DISURUH DATENG MALAM MINGGU, EHH NONGOLNYA HARI LABU.
DITAMBAH KONDISI KEUANGANMU MAKIN HARI MAKIN PARE,
KALO MO NELPON AKU AJA MESTI KE WORTEL….
TERUS TERONG AJA,
CINTAKU PADAMU SUDAH LAMA TOMAT...
JANGAN KANGKUNG AKU LAGI,
CABE DEHHHHHH!!!

Lanjut......

Senyum Pagi


Percakapan antara Pak guru dan Udin di pagi hari...

Udin : pak guru kalo orang berbuat salah harus di hukum ya ?!

pak guru : iya donk din, makanya kamu harus jadi orang baik biar ga di hukum

Udin : pak kalo orang belum berbuat apa2 berarti ga perlu di hukum ya ?

Pak guru : iya donk din, kalo orang ga berbuat apa2 masa harus dihukum!!!

Udin : ooh terimakasih pak, saya belum buat PR !

Pak Guru : !@#$%


Lanjut......

Post 'n Award

Sepertinya udah lama sekali tidak menuliskan sesuatu di blog ini, terbengkalai begitu saja, ga da waktu? tidak juga, cuma penyakit lama lagi kambuh (malas..) Penyakit yang paling susah di sembuhkan, klo lagi malas tentu ide pun enggan mampir. klo untuk sekedar blogwalking dan koment sana sini sich masih bisa tapi untuk posting, benar-benar kehilangan gairah, kehilangan semangat dan penyemangat apalagi untuk berbagi ilmu.


Entah kenapa masih ada juga yang berbaik hati memberi award (hehe..) ya Noviana Hanny membagikan awardnya, ini dia..


makasie ya awardnya..
Oiya sekedar pengen berbagi senyum, cerita di bulan puasa kemarin..

* Request Via Radio di Bulan Puasa
Seorang pendengar Radio ABCD sedang terlibat percakapan via telepon dengan sang penyiar sekitar jam 4 sore:

Pendengar : "Hallo radio ABCD?"

Penyiar : "Betul, dengan siapa niiiy?"

Pendengar : "Dengan Anggi.. Boleh request gak?"

Penyiar : "Boleh... Anggi mau request apa?"

Pendengar : "Tolong puterin Adzan Magrib dong!!"

Penyiar : "!!!!????"



Lanjut......

Evoucher Diskon

Mau shoping barang-barang keren dengan diskon yang menarik? Atau mau sekedar makan di restoran mewah dengan harga miring? Bingung cari info-info diskonnya? Sekarang telah hadir sebuah situs yang memberikan informasi dan diskon dari merchant-merchant terbaik di Indonesia, situs Social Commerce ini memberikan diskon-diskon yang bisa di bilang menggiurkan, tengok saja langsung ke www.evoucher.co.id


Diskon yang di tawarkan cukup besar antara 30% - 50% dan barang yang di tawarkan juga ga kalah kerennya, dari iPad, Blackberry, gitar bahkan sampai voucer diskon makan di tempat mewah di ibukota. O iya, ga cuma di Jakarta lho, diskon ini juga bisa dinikmati di kota-kota besar di Indonesia, untuk mengetahui info diskon terbaru bisa dengan rutin mengunjungi situs diskon ini atau cukup dengan berlangganan via email dengan sign up atau juga melalui BBM, selain itu bisa juga bergabung di www.facebook.com/evoucher dan www.twitter.com/diskonevoucher untuk mengetahui update dan diskon terbarunya.


Dengan hadirnya situs evoucher.co.id ini tentu saja menawarkan kemudahan-kemudahan untuk mendapatkan diskon terbaik, transaksinya juga mudah, bisa melalui BCA, Mandiri dan PAYPAL. Evoucher yang sudah di beli bisa di download di member area atau akan di kirimkan langsung melalui email, asiknya evoucher tidak harus di print terlebih dahulu, cukup disimpan di handhone dan evoucher pun dapat di gunakan. Suangguh sangat praktis.

Jadi tunggu apa lagi, ayo buruan daftar dan nikmati diskon besar-besaran. Happy shopping


Lanjut......

Dokter Cinta

Anda Bermasalah Dengan Cinta...?? Kini Telah Hadir Di Kota Anda "BENGKEL CINTA"... Kami Menerima..: ~Servis Cinta Yg Macet..!! ~Las Hati Yg Patah..!! ~Ganti Oli Khayal..!! ~Isi Ulang Air Mata Cinta..!! ~Pengecatan Asmara Yg Pudar..!! Kami Juga Menyediakan Suku Cadang Selingkuhan & Accesoris Rayuan..!! Jika Anda Berminat Hub..: 08123456789...

Lanjut......

Orang Tua Kreatif

Saking isengnya orang tua yang nungguin anaknya tidur terlelap kadang bikin ide-ide kreatif, mungkin bisa jadi inspirasi bagi yang nantinya akan punya anak, mau tau ke'isengan orang tua yang kreatif??


love religion

imaginary friend

elephant rider

candy land

butterfly

surf

super pink

spacemila


Ada yang punya ide unik lainnya?? Lucu juga yah...

di comot dari Kaskus (maaf linknya lupa di simpan)

Lanjut......

The Perfect Bus


Sebuah bis datang dan kamu bilang,
"Wah.. terlalu penuh, sumpek, bakalan
enggak bisa duduk nyaman neh! aku
tunggu bis berikutnya aja deh.

"Kemudian, bis berikutnya datang. Kamu
melihatnya dan berkata "Aduh bisnya
kurang asik nih, enggak bagus lagi..
enggak mau ah.."


Bis selanjutnya datang, cool dan kamu
berminat, tapi seakan-akan dia tidak
melihatmu dan lewat begitu saja.

Bis keempat berhenti di depan kamu.
Bis itu kosong, cukup bagus, tapi kamu
bilang, "Nggak ada AC nih, bisa
kepanasan aku". Maka kamu membiarkan
bis keempat itu pergi.Waktu terus
berlalu, kamu mulai sadar bahwa kamu
bisa terlambat pergi ke kantor.

Ketika bis kelima datang, kamu sudah
tak sabar, kamu langsung melompat
masuk ke dalamnya. Setelah beberapa
lama, kamu akhirnya sadar kalau kamu
salah menaiki bis.

Bis tersebut jurusannya bukan yang
kamu tuju! Dan kamu baru sadar telah
menyia-nyiakan waktumu sekian lama.



Moral dari cerita ini:

Sering kali seseorang menunggu
orang yang benar-benar 'ideal' untuk
menjadi pasangan hidupnya. Padahal
tidak ada orang yang 100% memenuhi
keidealan kita. Dan kamu pun sekali-
kali tidak akan pernah bisa menjadi
100% sesuai keinginan dia.Tidak
ada salahnya memiliki 'persyaratan'
untuk 'calon', tapi tidak ada salahnya
juga memberi kesempatan kepada yang
berhenti di depan kita.

Tentunya dengan jurusan yang sama
seperti yang kita tuju. Apabila
ternyata memang tidak cocok, apa boleh
buat.. tapi kamu masih bisa
berteriak 'Kiri' ! dan keluar dengan
sopan.

Maka memberi kesempatan pada yang
berhenti di depanmu, semuanya
bergantung pada keputusanmu.

Daripada kamu harus jalan kaki sendiri
menuju kantormu,dalam arti menjalani
hidup ini tanpa kehadiran orang yang
dikasihi.

Cerita ini juga berarti, kalau
kebetulan kamu menemukan bis yang
kosong, kamu sukai dan bisa kamu
percayai, dan tentunya sejurusan
dengan tujuanmu, kamu dapat
berusaha sebisamu untuk menghentikan
bis tersebut di depanmu, agar dia
dapat memberi kesempatan kepadamu
untuk masuk ke dalamnya.

Karena menemukan yang seperti itu
adalah suatu berkat yang sangat
berharga dan sangat berarti.
Bagimu sendiri, dan bagi dia.
Lalu bis seperti apa yang kamu tunggu?
Hope, Faith and Love... let it be the
most important thing in your life


NB. copas dari email sahabat




Lanjut......

Redenominasi bukan Sanering

Mungkin sebagian besar dari kita sudah mengetahui rencana pemerintah sejak tahun 1999 tentang redenominasi mata uang rupiah. Ya, rencana itu kini sedang hangat-hangatnya di bicarakan di televisi dan koran. Salah satu faktor redeniminasi terhadap rupiah adalah untuk mencegah munculnya mata uang yang lebih besar lagi akibat inflasi nilai rupiah.


Kali ini nilai denominasi yang akan di pangkas adalah sebesar 3 digit angka 0 pada tiap-tiap nilai mata uang, jadi jika dulu uang bernominal 10.000 rupiah nantinya akan menjdi 10 rupiah, uang bernominal 100.000 rupiah akan menjadi 100 rupiah dan seterusnya. Tapi nilai dari mata uang itu sendiri tidaklah berubah, artinya jika kita membeli 1 kg beras berharga 10.000 rupiah dengan mata uang lama sama dengan 10 rupiah pada mata uang baru yang sudah di denominasi, berbeda dengan Sanering yang pernah di lakukan pada jaman pemerintahan Soekarno. Jadi Sanering dilakukan dengan memangkas nilai mata uang denominasi dengan mengurangi penggunaan angka 0 pada mata uang itu sendiri. Tujuan sanering adalah pemotongan atas nilai mata uang nominal yang beredar, yang bertujuan untuk mengurangi jumlah uang yang beredar di masyarakat, dengan maksud agar inflasi menjadi terkendali.

Jadi, jelas berbeda antara sanering yang dulu pernah di lakukan dengan redenominasi yang akan di lakukan pemerintah di tahun 2013. Masih lama memang karena memerlukan sosialisasi yang cukup agar tidak menimbulkan inflasi yang tinggi. Butuh sekitar 10 tahun untuk merampungkan program denominasi ini, sejak denominasi di berlakukan masih akan ada mata uang lama dan baru yang beredar, dan akan cukup menyulitkan masyarakat, karena itulah hal ini adalah langkah jangka panjang.

Jadi ingat masa kecil, ketika 4 buah permen masih bisa di beli dengan harga 25 rupiah, nantinya mungkin harga motor hanya 12-15 ribu rupiah, dan akan kembali bermunculan 0.5 rupiah atau 5 cent.

Butuh kerjasama dan kerja keras untuk bisa membuat denominasi rupiah berlajan lancar tanpa menimbulkan inflasi tinggi, siap atau tidak jika langkah ini sudah di jalankan, baik buruknya harus siap di tanggung.

Lanjut......

Balonku LPG

Pemerintah memutuskan untuk mengganti warna tabung gas 3kg dengan warna kuning, kelabu, merah muda dan biru.. karena setelah mengingat lagu "Balonku", diduga kemungkinan penyebab tabung gas 3kg gampang meledak adalah karena warnanya hijau.


Lanjut......

Namaku iblis

Namaku Iblis, dan aku jauh lebih tua darimu. Bahkan jauh lebih tua dari kakek buyutmu.
Hidup dalam beberapa zaman. Sudah berapa banyak masa berganti. Percayalah, zaman di kehidupanmu inilah yang paling menyenangkan buatku.
Dulu, tiap manusia hidup berdampingan saling menghormati. Tak ada benda apapun di dunia ini disebut harta. Karena harta tak lain berupa nilai persahabatan dan persaudaraan. Kau tak dapat mencurinya, karena harta macam itu jauh dari rasa iri juga dengki.

Tiap orang saling menyapa. Mengumbar senyum dan sapaan ramah. Tiap orang merasa bahwa dirinya bagian dari orang lain. Jadi, mustahil untuk saling menyakiti.
Bahkan kalaupun terjadi perselisihan, masih terdapat banyak penghormatan dan memaafkan. Tidak ada pedang, bedil atau tank, sebab introspeksi diri menjadi senjata satu-satunya.
Dulu, perempuan dimuliakan. Diberikan tempat paling teduh diantara terik mentari. Perempuan adalah ibu. Penjaga benih-benih kehidupan abadi. Mereka dijaga oleh semesta, dimana tak seorang lelaki pun berani berhasrat nista pada mereka.
Demikian pula lelaki di zamanku dulu. Mereka terhormat. Hanya berpihak pada kebenaran yang hakiki. Kata-kata mereka adalah candu perbuatannya. Tidak ada ingkar terucap. Lalu, mereka juga menjunjung tinggi kesetiaan.

Raja kami adil bijaksana. Titahnya, suara nurani rakyat. Kebijaksanaannya tumbuh dari tuturan para ibu. Kesaktiannya muncul dari polah para ayah utama.
Dulu kami ber-Tuhan satu. Hanya satu, tetapi Dia mampu menaungi seluruh manusia dalam kedamaian.
Tidak seperti kalian sekarang. tuhan kalian banyak, tapi kasihnya hanya rekaan diri sendiri.

Namaku Iblis, dan aku nyaman hidup di duniamu kini.

Lanjut......

Comercial Brake

Sudah dari dulu iklan rokok menjadi salah satu iklan terbaik yang pernah saya liat di televisi, dengan berbagai binkisan membuat iklan ini menjadi sangat amat menarik untuk di lihat. Mengalahkan iklan-iklan produk lainnya, rokok selalu memberikan kesan 'wah' di mata pemirsa. Entah karena merekan berani membayar mahal untuk itu atau memang kreatifitas mereka yang tinggi.

Tapi yang tidak kalah menarinya adalah iklan larangan merokok (lebih tepatnya himbauan untuk berhenti merokok), lihat saja iklan atau poster-poster di luar sana, Tidak kalah kreatifnya. Contoh saja poster ini...

Ga kalah kreatifnya khan?
Tentu saja di Indonesia tercinta juga ga mau kalah..
Ini dia hasil karya anak bangsa..


Kalau bisa di kurangi dari sekarang, kenapa harus menunggu besok??



Lanjut......