Idul Adha

Seperti postingan sebelumnya tentang hari raya Galungan (dibuat karena banyak yang bertanya apa sich Galungan itu) maka kali ini, ingin sedikit berbagi pengalaman saat hari raya Idul Adha. Perayaan Idul Adha kali ini mungkin terasa sedikit berbeda dari sebelumnya. Bagaimana tidak, malam Takbirannya saja terasa sungguh mengagumkan. Semua orang tumpah ruah ke jalanan untuk merayakan hari raya umat Muslim yang satu ini. Seketika jalanan jadi penuh sesak di padati ratusan bahkan mungkin ribuan kendaraan bermotor, yang memberikan perbedaan adalah tidak adanya emosi yang selalu hadir jika terjadi kemacetan yang luar biasa, sebagian besar dari mereka tampak begitu riang dan antusias bertakbiran.

Memang moment hari raya yang satu ini, sebagai perayaan akan keyakinan terhadap Tuhan, bagaimana tidak, walaupun Tuhan hadir hanya dalam mimpi Nabi Ibrahim dan memberikan pesan untuk menyembelih Ismail (anak kandung Nabi Ibrahim) tapi dengan keyakinan yang kuat dan kepercayaan yang tidak tergoyahkan, walau dianggap gila dan kejam tapi dengan keyakinan dan pasrah kepadaNYA, doa Nabi Ibrahim pun dijawab oleh Tuhan dengan mengganti anaknya menjadi seekor kambing. Sebuah keyakinan dan kepasrahan yang luar biasa. Seperti itulah seharusnya kita yakin dan tidak pernah meragukanNYA.

Keesokan harinya, semula ku kira jalanan bakalan sepi, ternyata setelah melakukan pemotongan hewan kurban, semuanya tumpah ruah ke jalanan merayakan liburan yang memang menjadi libur panjang. Di setiap mall terlihat antrian panjang, entah untuk membeli sepatu, baju atau sekedar jalan-jalan menghabiskan waktu bersama suami/istri ataupun pasangannya masing-masing.

Yang membuatku tersenyum sendiri di pojokan mall adalah terdapat sejumlah laki-laki yang bernasib sama denganku, duduk menunggu sang pacar yang sibuk memilih barang-barang yang memang lagi diskon. Dalam hati cuma bisa tersenyum, kita senasib yak, entah mendapat energi dari mana, aku saja yang biasanya kuat berdiri berjam-jam sudah mulai kelelahan, tapi mereka (para pacar..) koq lebih kuat yach, bahkan tidak terlihat kelelahan sedikitpun di wajah mereka, sedangkan kami sudah terduduk lemas di pojokan, sungguh energi yang luar biasa.

Hari ini pun pemotongan hewan kurban masih berlanjut,ingin juga menyaksikannya lebih dekat tapi tugas tidak bisa di tampik, kerjaan di kantor sudah menunggu untuk di jamah, pagi ini pun ku terbangun, menulis sejenak kemudian bersiap-siap untuk mencari sesuap nasi. Dengan yakin dan pasrah kepadaNYA, apapun yang di kerjakan terasa indah.

Akhir kata "All that you have to do is just have a little faith..."

5 comments:

  1. selamat idul adha... dan makasih ya dah mampir ke blog aku... sering2 ya.... :)

    salam,

    ninneta

    ReplyDelete
  2. ;)
    Sama aja Bli, kalo Bli nonton sepak bola atau maen futsal semangat, kita (cewek) ngeliatinnya aja udah capek...
    xixixiix

    ReplyDelete
  3. pantesan cm mau sekali aja pas di ajak nonton maen futsal.. ternyata oh ternyata... hehehee...

    ReplyDelete